Kamis, 11 Februari 2010


Pasien Jantung Kororner : Butuh Dana Rp 30 Juta
Aug 14, '07 9:48 PMfor everyone
Beberapa hari yang lalu, sebuah id YM menyapa saya : "...mba kosi, saya ida temen mba rida dan mba hanum (sahabat saya - red), mau tanya ke mba kosi siapa tau bisa beri saran atau solusi, afwan sebelumnya...gini mba...klo saya mau cari dana buat biaya RS ibu kemana ya? atau pinjam mungkin...ibu sakit jantung koroner mba...skrg di ICU sarjito yogya...krn sudah sakit sekitar 7 thn jadi skrg kondisi kita sedang habsi2an...mau ngurus askes miskin ga boleh...katanya anaknya bisa selesai kuliah jadi dipandang mampu...bla...bla..." Biar lebih detail ceritanya, akhirnya saya minta beliau untuk menuliskan email saja. Dan sore harinya, sebuah email mampir
Assalamu'alaikum.....saya bingung mba mau mulai darimana, afwan kalo belibet ceritanya :)
Ibu mulai sakit tahun 2000, sekitar 8 bulan belum diketahui pasti penyakitnya apa, kemudian atas saran sodara periksa ke dokter di solo ternyata ibu sakit kebocoran ginjal, kalo drop ibu harus transfusi albumin yg satu botolnya sekitar 1,5 juta. Setelah beberapa lama ibu dirujuk ke dokter di semarang, penyakit masih berlanjut, ibu keluar masuk RS sampai akhirnya kami harus menjual rumah untuk biaya pengobatan ibu. Alhamdulilah kami sisakan sedikit utk membeli rmh yg lebih kecil. Setelah itu ibu masih berobat terus dan disusul kondisi bapak yang semakin menurun karena penyakit jantung, karena biaya kami pas2an akhirnya pengobatan ibu berhenti karena dana digunakan untuk pengobatan bapak, sampai akhirnya bapak meninggal 14 Februari 2006.
Setelah bapak meninggal kondisi ibu semakin menurun, kemudian dokter menyarankan ibu operasi karena ada penyempitan saluran kencing, Alhamdulilah ibu berhasil dioperasi dan Alhamdulilah waktu itu ada donatur yang sangat membantu kami sekeluarga. Setelah operasi kondisi ibu sehari-hari tidak bisa dibilang sehat karena ibu selalu merasa badannya meriang, dadanya sesak, tapi karena biaya sudah habis2an karena motor peninggalan bapak juga sudah kami jual untuk pengobatan jadi ibu belum juga cek jantung.Kami sudah mencoba mengurus askes miskin tapi nggak bisa, katanya yg bisa dapet hanya yg mendapat bantuan 100rb per bulan, karena anak2nya bisa lulus kuliah jadi kami dipandang mampu, padahal selama kurun waktu 7 tahun ini kami sudah menjual apa yang bisa dijual, dan skrg kondisinya sedang di titik habis.
Kemaren ibu masuk ICU, kata dokter positif jantung koroner dan ada penyumbatan pembuluh darah, jadi oksigen yg masuk kadang ada kadang tidak sehingga harus masuk ICU dan dipasang alat deteksi, sebetulnya ada satu alat lg yg harus dipasang tapi karena sewanya seharga 30 juta jadi kami tidak sanggup.
Rencana ibu mau kami bawa ke semarang karena sekarang ibu di RS Sarjito yogya dan disana sedikit sekali sodara. Biaya yang kami butuhkan blm pasti, sementara kurang lebih ini sekitar 5 juta untuk menebus ibu dari RS Sarjito, setelah itu ibu akan kami rawat di RS di semarang, jadi kami belum tahu biaya-biayanya. Itu informasi saya mba kosi, afwan kalau informasinya kurang jelas dan membingungkan karena saya juga bingung mba mau gimana menjelaskannya.
Syukron jazakillah.... wassalamu'alaikum wr wbSehari setelah email tersebut saya terima, Mbak Ida kembali mengirim SMS : "...mbak kosi, kabar terakhir dokter tidak membolehkan ibu dipindah ke Semarang dan harus dipasang alat pacu jantung seharga Rp 30.000.000,- syukron..."Allahu Rabbi...saya tidak bisa membayangkan bagaimana kondisi keluarga Mbak Ida ini. Tentu mereka sangat kesulitan untuk mengumpulkan dana sebesar itu. Oleh karenanya, dengan tulisan ini, mudah-mudahan ada banyak donatur yang terketuk pintu hatinya untuk meringankan beban keluarga Mbak Ida, khususnya untuk membeli alat pacu jantung tersebut.Bantuan untuk ibunya Mbak Ida, bisa juga langsung dikirimkan ke rekening atas nama Yayasan Portalinfaq seperti biasa :

- Bank Syariah Mandiri Cab. Warung Buncit No. Rek. 0030035790
- Bank Mandiri Cab. Kuningan No. Rek. 124-0001079798
- BCA Cab. Arteri Pondok Indah No. Rek. 291-307-0003

Untuk memudahkan pencatatan serta penyaluran setelah transfer kami mohon keikhlasannya untuk mengirimkan konfirmasi ke Kosi via SMS ke 08128510372 atau email ukhti.kosi@gmail.com atau YM : anak_ngw dengan mengetik : IDA, Nama Bank dan Jumlah Bantuan

Atas segala perhatian dan bantuan untuk Ibunya Mbak Ida, saya mewakili Portalinfaq dan keluarga Mbak Ida mengucapkan banyak terima kasih. Semoga semua do'a, amal dan bantuan yang diberikan untuk beliau mendapatkan balasan yang lebih baik dari Allah SWT, amiin.

# Note : Mohon tulisan ini dilink atau disebarkan ke rekan atau milis yang lain, terima kasih...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar